Jelang Uji Coba dan Pelaksanaan CBT OMI Bidang Sains 2025, MIN 9 Langkat Ikuti Rapat Virtual

Dokumentasi Jelang Uji Coba dan Pelaksanaan CBT OMI Bidang Sains 2025, MIN 9 Langkat Ikuti Rapat Virtual, Kamis (04/09/2025).

Langkat (Humas) – Melalui zoom meeting, Guru Pendamping Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) MIN 9 Langkat Heni Indri Yastuti, Ami Nazmi Faridah, Nurhabibah, Rismansyah bersama Operator Madrasah mengikuti rapat secara virtual dalam rangka persiapan uji coba dan pelaksanaan CBT Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) bidang Sains tingkat Kabupaten/Kota tahun 2025, Kamis (04/09/2025).


Kegiatan rapat tersebut dihadiri dan dibuka oleh Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Madrasah (Penmad) Kanwil Kemenag Sumut Dr. H. Erwin Pinayungan Dasopang, M.Si dan dihadiri oleh Kasi Penmad/Pendis Kabupaten/Kota, Komite OMI Kabupaten/Kota, Kepala Madrasah Negeri dan Swasta se-Kabupaten/Kota, proktor madrasah, serta guru pendamping.


Saat diwawancarai awak Humas usai rapat, Guru Pendamping Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) MIN 9 Langkat Heni Indri Yastuti menerangkan, bahwa rapat yang diikutinya tersebut membahas kesiapan kegiatan uji coba OMI, seperti halnya penyediaan sarana prasarana, memastikan kesiapan peserta didik, hingga memahami penggunaan aplikasi melalui petunjuk penggunaannya.


“Pada rapat tersebut dijelaskan bahwa persiapan kegiatan uji coba harus dilakukan secara matang, terutama penyediaan perangkat pendukung kegiatan, seperti laptop dan wifi atau voucher data, serta perangkat yang digunakan pun harus sudah terinstall aplikasi CBT,” terang Heni.


“Selain itu, melalui kesempatan tersebut kami juga diberikan pemahaman terkait petunjuk penggunaan aplikasi, sehingga kami lebih menguasai dan segera mensosialisasikan penggunaan aplikasi tersebut kepada peserta OMI, sebab kesiapan peserta didik saat mengikuti uji coba juga perlu diperhatikan,” tambah Heni.


Lebih lanjut, Heni Indri Yastuti mengungkapkan, terkait seragam yang akan digunakan peserta didik, akan disesuaikan dengan jenjang madrasah masing-masing.


“Untuk pakaian peserta simulasi OMI disesuaikan dengan jenjang Madrasah. Sehingga, untuk jenjang MI bisa menggunakan seragam merah putih sesuai hasil kesepakatan bersama saat rapat. Hal tersebut dilakukan agar seragam yang dipakai memiliki warna yang sama,” ungkap Heni.


Menutup penjelasannya, Heni Indri Yastuti berharap agar kegiatan uji coba pelaksanaan kegiatan OMI 2025 tersebut sukses tanpa kendala. Karena hasil yang diperoleh nantinya akan dijadikan sebagai tolak ukur saat pelaksanaan OMI mendatang. Oleh karena itu, dirinya selaku salah satu guru pendamping selalu memberikan pengarahan serta pemahaman kepada peserta OMI demi tercapainya hasil yang memuaskan. (Fr)

Komentar