![]() |
| Potret Queensha Aurelia Khusni, siswa Cakap Digital Alef, Kamis (18/12/2025). |
Implementasi teknologi ini secara khusus diterapkan kepada siswa kelas V dan VI yang belajar Bahasa Arab menggunakan platform Alef. Platform digital ini dirancang untuk mempermudah pemahaman tata bahasa serta kosakata Arab melalui metode yang interaktif. Para siswa terlihat sangat antusias mengikuti setiap sesi pembelajaran yang disajikan di dalam kelas maupun secara mandiri. Penggunaan platform ini juga bertujuan untuk mengenalkan ekosistem digital kepada siswa sejak usia dini. Dengan dukungan teknologi, hambatan dalam memahami bahasa asing kini dapat diatasi dengan lebih mudah.
Pengalaman belajar ini memberikan kesan yang sangat mendalam bagi para siswa selama mengikuti proses pembelajaran di sekolah. Mereka mengaku sangat senang ketika ditanya mengenai pengalaman belajar menggunakan platform Alef melalui perangkat android masing-masing. Antarmuka yang menarik dan fitur yang mudah dipahami membuat siswa tidak merasa bosan saat mengerjakan tugas-tugas yang diberikan. Penggunaan gawai dalam hal positif ini membuktikan bahwa teknologi dapat menjadi kawan belajar yang efektif. Keceriaan terpancar dari wajah mereka setiap kali berhasil menyelesaikan tantangan yang ada di aplikasi tersebut.
Kepala MIN 9 Langkat, Sopian, S. Pd. I., M. Sos., menyatakan sangat mendukung dan mengapresiasi tinggi capaian yang diraih oleh para siswanya. Beliau menegaskan bahwa madrasah harus terus berinovasi agar tidak tertinggal dalam arus transformasi digital pendidikan saat ini. Dukungan penuh dari pihak sekolah menjadi faktor kunci suksesnya penerapan platform Alef dalam kurikulum pembelajaran Bahasa Arab. Sopian juga berharap agar prestasi ini menjadi motivasi bagi guru lain untuk terus berkreasi. Keberhasilan ini dianggap sebagai langkah maju dalam mewujudkan madrasah yang mandiri dan berprestasi.
Senada dengan Kepala Madrasah, Fachrul Rozie, S. Pd., selaku guru bidang studi Bahasa Arab, turut merasa bangga atas dedikasi siswanya. Beliau secara resmi mengucapkan selamat kepada siswa yang telah berhasil meraih sertifikat penghargaan Cakap Digital Alef tersebut. Menurutnya, kerja keras siswa dalam mengeksplorasi materi secara mandiri patut mendapatkan pengakuan yang layak secara administratif. Fachrul Rozie terus memantau perkembangan setiap siswa untuk memastikan mereka mendapatkan bimbingan yang tepat selama proses belajar. Peran guru sebagai fasilitator terbukti efektif dalam memandu siswa mencapai target kompetensi digital.
Untuk mendapatkan sertifikat penghargaan ini, terdapat kriteria khusus yang harus dipenuhi oleh setiap peserta didik selama semester berjalan. Syarat utama untuk mendapatkan sertifikat Alef mata pelajaran Bahasa Arab yaitu siswa harus mengerjakan minimal 20 kartu Alef. Kartu-kartu tersebut berisi berbagai materi, latihan soal, serta kuis interaktif yang menguji pemahaman mendalam tentang bahasa. Ketentuan ini dibuat agar siswa memiliki kedisiplinan dan konsistensi dalam mengikuti setiap tahapan pembelajaran digital. Hanya siswa yang memiliki ketekunan tinggilah yang akhirnya mampu menyelesaikan target tersebut dengan hasil yang memuaskan.
Kebahagiaan ini salah satunya dirasakan oleh Queensha Aurelia Khusni, siswa kelas V-B yang berhasil memenuhi syarat perolehan penghargaan tersebut. Queensha mengaku sangat bangga karena dirinya menjadi bagian dari penerima penghargaan Cakap Digital yang bergengsi di sekolahnya. Ia merasa bahwa usaha yang ia lakukan dalam mempelajari Bahasa Arab melalui android membuahkan hasil yang manis. Penghargaan ini ia dedikasikan kepada orang tua dan guru yang selalu mendukung proses belajarnya setiap hari. Keberhasilan Queensha juga menjadi inspirasi bagi teman-teman sekelasnya untuk lebih giat dalam belajar.
Prestasi yang diraih pada semester ganjil ini diharapkan tidak hanya berhenti sampai di sini saja bagi seluruh siswa. Muncul harapan besar bahwa di semester genap mendatang masih ada kesempatan luas bagi siswa lain untuk meraihnya. Pihak sekolah berkomitmen untuk terus memfasilitasi penggunaan platform Alef agar jangkauan penerima penghargaan semakin bertambah banyak. Semangat kompetisi yang sehat di lingkungan madrasah diharapkan terus terjaga demi meningkatkan mutu pendidikan secara keseluruhan. Setiap siswa kini berlomba-lomba untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan kartu Alef di semester berikutnya.

Komentar
Posting Komentar