Langsung ke konten utama

Tegaskan Anti Bullying, Pembina Upacara Ajak Siswa Menghargai Sesama

Potret Pembina Beri Amanat Upacara, Senin (20/4/2026).

Langkat (Humas) - Suasana khidmat menyelimuti lapangan utama MIN 9 Langkat pada Senin pagi, (20/4/2026) saat pelaksanaan upacara bendera mingguan. Dalam kesempatan tersebut, Pembina Upacara, Nuraini, memberikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada para petugas upacara yang telah menjalankan tugasnya dengan sangat disiplin dan rapi. Keberhasilan para petugas ini dianggap sebagai cerminan dari dedikasi dan tanggung jawab yang mulai tumbuh subur di kalangan siswa.


Setelah memberikan apresiasi, Nuraini mengalihkan perhatian peserta upacara dengan melontarkan pertanyaan interaktif kepada para siswa mengenai isu sosial yang krusial. "Anak-anak sekalian, tahukah kalian apa arti sebenarnya dari bully atau perundungan?" tanyanya di tengah barisan siswa. Pertanyaan ini memicu antusiasme siswa untuk merenungkan perilaku mereka sehari-hari terhadap teman sejawat di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.


Dalam amanatnya, Nuraini menjelaskan secara mendalam bahwa bully adalah tindakan mengganggu atau menyakiti orang lain, baik secara fisik maupun psikis, yang dilakukan secara sengaja. Beliau menekankan bahwa perbuatan ini sangat dilarang, tidak hanya oleh aturan sekolah, tetapi juga oleh norma agama dan sosial. Penekanan ini bertujuan agar siswa memahami bahwa setiap tindakan intimidasi memiliki konsekuensi serius bagi pelaku maupun korban.


"Bolehkah kita membully teman? Tentu saja tidak boleh. Perbuatan ini sangat dilarang karena merusak tatanan persaudaraan kita," tegas Nuraini di hadapan ratusan siswa. Ia menjelaskan bahwa dampak dari perundungan sangatlah destruktif bagi mental seseorang. Ketika seseorang menjadi korban, kepercayaan diri mereka akan rusak, bahkan emosinya bisa menjadi tidak terkendali karena tekanan mental yang bertubi-tubi.


Lebih lanjut, Nuraini memaparkan salah satu contoh nyata dampak buruk dari perundungan yang sering terjadi di dunia pendidikan. Ia menyebutkan bahwa banyak korban perundungan yang akhirnya mengalami trauma mendalam hingga kehilangan semangat belajar. "Salah satu dampak yang paling menyedihkan adalah ketika seorang siswa sampai tidak mau bersekolah lagi karena merasa tidak aman dan tidak dihargai di lingkungannya," tambahnya dengan nada prihatin.


Melalui momentum upacara ini, madrasah berkomitmen untuk menciptakan ruang belajar yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa. Nuraini mengajak seluruh elemen sekolah, mulai dari guru hingga staf, untuk bersama-sama mengawasi dan mencegah terjadinya praktik perundungan. Hal ini dilakukan demi menjaga kesehatan mental siswa agar mereka dapat fokus meraih prestasi tanpa bayang-bayang ketakutan.


Sebagai penutup, upacara diakhiri dengan ikrar bersama untuk saling menghargai dan melindungi sesama teman. Nuraini berharap pesan yang disampaikan hari ini tidak hanya sekadar menjadi angin lalu, melainkan menjadi pedoman perilaku bagi seluruh siswa dalam berinteraksi sehari-hari. Dengan semangat kebersamaan, MIN 9 Langkat bertekad menjadi madrasah yang bebas dari perundungan dan penuh dengan prestasi. (Fr)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Siswa MIN 9 Langkat Semangat Ikuti Senam Pagi Bersama Ibu Roys Afreni

Potret Siswa MIN 9 Langkat laksanakan Senam Pagi Bersama, Kamis (15/1/2026). Langkat (Humas) - Seluruh siswa MIN 9 Langkat berkumpul di lapangan utama untuk melaksanakan kegiatan senam pagi bersama pada Kamis, 15 Januari 2026. Udara pagi yang segar menambah semangat para siswa untuk memulai aktivitas fisik sebelum masuk ke ruang kelas. Kegiatan rutin ini menjadi agenda penting sekolah untuk menjaga kesehatan dan kebugaran seluruh warga madrasah. Sejak bel berbunyi, barisan siswa telah tertata rapi sesuai dengan tingkatan kelas masing-masing. Suasana ceria dan penuh energi mewarnai persiapan olahraga bersama di pagi hari tersebut. Kegiatan senam pagi kali ini dipimpin langsung oleh salah satu guru MIN 9 Langkat, Ibu Roys Afreni, M. Pd. Beliau berdiri di depan barisan untuk memberikan instruksi serta contoh gerakan yang benar kepada para siswa. Dengan penuh semangat, Ibu Roys mengajak seluruh peserta untuk menggerakkan badan mengikuti irama musik yang diputar. Kehadiran beliau sebagai in...

Tingkatkan Kedisiplinan Beribadah, MIN 9 Langkat Galakkan Salat Zuhur bagi Siswa

Potret Siswa Kelas IV-B MIN 9 Langkat Salat Zuhur Berjamaah, Selasa (21/7). Langkat (Humas) — Selasa (21/7/2026). Siswa-siswi Kelas IV-B Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 9 Langkat secara konsisten menggiatkan kegiatan salat Zuhur, baik secara berjamaah maupun mandiri, langsung dari dalam ruang kelas mereka. Kegiatan pembiasaan ibadah ini dilaksanakan setiap hari di sela-sela jam istirahat atau sebelum penutupan kegiatan belajar mengajar. Langkah ini bertujuan untuk menanamkan nilai kedisiplinan beribadah tepat waktu kepada seluruh peserta didik sejak usia dini. Pelaksanaan salat di dalam ruang kelas dilakukan dengan cara menata ulang meja dan kursi belajar untuk sementara waktu agar dapat membentang sajadah. Pihak madrasah memanfaatkan ruang kelas secara optimal agar seluruh siswa dapat beribadah dengan tenang dan nyaman. Skema ini terbukti efektif menjaga ketertiban serta efisiensi waktu belajar para siswa. Dalam pelaksanaannya, para siswa membagi peran secara bergantian sebagai iqama...

MIN 9 Langkat Gelar Istighosah Bersama Untuk Negeri

Dokumentasi MIN 9 Langkat Gelar Istighosah Bersama Untuk Negeri, Kamis (04/09/2025). Langkat (Humas) - Pada Kamis (04/09/2025), MIN 9 Langkat melaksanakan kegiatan Istighosah dengan penuh khidmat. Doa-doa dipanjatkan agar bangsa dan negara Indonesia senantiasa diberi keamanan, ketentraman, serta perlindungan oleh Allah SWT. Suasana khusyuk menyelimuti seluruh peserta, mulai dari guru hingga para siswa yang dengan penuh ketulusan memanjatkan doa untuk negeri tercinta. Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda nasional Kementerian Agama Republik Indonesia dengan tajuk “Do’a Bersama untuk Negeri”. Acara tersebut digelar secara serentak di seluruh satuan kerja di bawah naungan Kementerian Agama se-Indonesia pada hari yang sama. Hal ini menegaskan kebersamaan dan kesatuan seluruh insan Kemenag dalam memohon keberkahan bagi bangsa. Di MIN 9 Langkat, pelaksanaan istighosah berlangsung dengan suasana yang sangat religius. Bacaan dzikir bersama dan ayat-ayat suci Al-Qur’an mengiringi lantunan ...