Tingkatkan Kedisiplinan Beribadah, MIN 9 Langkat Galakkan Salat Zuhur bagi Siswa

Potret Siswa Kelas IV-B MIN 9 Langkat Salat Zuhur Berjamaah, Selasa (21/7).

Langkat (Humas) — Selasa (21/7/2026). Siswa-siswi Kelas IV-B Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 9 Langkat secara konsisten menggiatkan kegiatan salat Zuhur, baik secara berjamaah maupun mandiri, langsung dari dalam ruang kelas mereka. Kegiatan pembiasaan ibadah ini dilaksanakan setiap hari di sela-sela jam istirahat atau sebelum penutupan kegiatan belajar mengajar. Langkah ini bertujuan untuk menanamkan nilai kedisiplinan beribadah tepat waktu kepada seluruh peserta didik sejak usia dini.


Pelaksanaan salat di dalam ruang kelas dilakukan dengan cara menata ulang meja dan kursi belajar untuk sementara waktu agar dapat membentang sajadah. Pihak madrasah memanfaatkan ruang kelas secara optimal agar seluruh siswa dapat beribadah dengan tenang dan nyaman. Skema ini terbukti efektif menjaga ketertiban serta efisiensi waktu belajar para siswa. Dalam pelaksanaannya, para siswa membagi peran secara bergantian sebagai iqamah, dan imam salat berjamaah. Proses ini berjalan dengan tertib di bawah pengawasan langsung dari wali kelas.


Wali Kelas IV-B, Fachrul Rozie, S.Pd., menyampaikan bahwa pembiasaan ini merupakan langkah nyata untuk membentuk karakter religius yang kuat pada diri siswa. Menurutnya, latihan rutin di dalam kelas akan membuat anak-anak terbiasa mendirikan salat tanpa perlu selalu diperintah oleh orang tua maupun guru.


"Kami ingin memastikan bahwa ibadah salat bukan sekadar kewajiban yang ditakuti, melainkan menjadi kebutuhan hidup bagi anak-anak. Melalui pembiasaan di kelas IV-B ini, para siswa belajar membagi waktu antara menuntut ilmu dan beribadah secara seimbang," ujarnya.


Fachrul Rozie menambahkan, antusiasme para siswa sangat tinggi dalam menjalankan program harian ini. Mereka saling mengingatkan satu sama lain ketika waktu salat Zuhur telah tiba, serta bergotong royong menyiapkan tempat dan perengkapan salat tanpa harus diminta berulang kali.


Kegiatan positif ini mendapatkan apresiasi dan dukungan penuh dari pimpinan madrasah. Kepala MIN 9 Langkat, Sopian, S.Pd.I., M.Sos., menilai bahwa inisiatif yang dijalankan di Kelas IV-B ini selaras dengan program prioritas Kementerian Agama dalam mewujudkan pendidikan madrasah yang berkarakter dan berakhlak mulia.


"Saya sangat mendukung dan mengapresiasi inovasi pembelajaran karakter yang dilakukan di Kelas IV-B. Pembiasaan salat Zuhur ini merupakan pondasi penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual yang baik," ungkapnya.


Sopian menegaskan bahwa madrasah akan terus mendorong kelas-kelas lainnya untuk menerapkan pembiasaan serupa secara berkelanjutan. Beliau berharap budaya positif yang dimulai dari ruang kelas ini dapat terbawa hingga ke lingkungan keluarga dan masyarakat tempat para siswa tinggal.


Dengan berjalannya program ini secara rutin, MIN 9 Langkat terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan pendidikan yang seimbang antara ilmu pengetahuan umum dan nilai-nilai keagamaan. Pembiasaan salat Zuhur di kelas IV-B ini menjadi salah satu bukti nyata komitmen madrasah dalam mencetak lulusan yang disiplin, mandiri, dan taat beribadah. (Fr)

Komentar