Langsung ke konten utama

Siswa MIN 9 Langkat Terima Kartu Identitas Anak dari Pihak Dukcapil

Siswa MIN 9 Langkat terima kartu KIA, Kamis (02/10/2025)

Langkat (Humas) – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 9 Langkat terima Kartu Identitas Anak (KIA) dari petugas Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Langkat, pada Kamis (02/10/2025). Petugas Dukcapil Kabupaten Langkat yang bertugas dikantor camat Pangkalan Susu menyerahkan kartu tersebut ke pihak Madrasah secara kolektif, bisa melalui guru, siswa maupun orang tua langsung.


KIA adalah kartu yang diterbitkan oleh Pemerintah untuk melakukan pendataan, memberikan perlindungan, dan pemenuhan hak konstitusional anak-anak yang ada di Indonesia. KIA sendiri jelasnya terbagi dua jenis yaitu KIA umur anak antara 0-5 tahun dan 5-17 tahun kurang satu hari. “Alhamdulillah setelah melalui proses dan tahapan pembuatan akhirnya KIA telah selesai dan siap dibagikan kepada siswa,” ujar Petugas Dukcapil. Kemudian, ketika siswa berumur 17 tahun, KIA akan secara otomatis diubah menjadi KTP. Hal ini karena nomor NIK yang tertera di KIA akan sama dengan yang ada di KTP. 


Program pembuatan kartu identitas anak ternyata tidak hanya ada di Indonesia saja. Sudah cukup banyak negara lain yang mencanangkan program pembuatan identitas resmi anak. Tujuannya pada dasarnya tetap sama, yaitu sebagai identitas resmi dan memudahkan anak untuk mendapatkan pelayanan publik


Sebagai contoh, Malaysia menerbitkan MyKid dan MyKad. MyKid adalah kartu tanda pengenal untuk anak di bawah usia 12 tahun yang dilengkapi dengan chip khusus.


Sementara MyKad dibuat untuk anak usia di atas 12 tahun. Sama halnya dengan KIA, MyKid dan MyKad dapat digunakan untuk berbagai keperluan ketika akan melakukan transaksi di sekolah, rumah sakit, imigrasi, dan lain sebagainya.


Sama halnya dengan Amerika Serikat. Namun saking maraknya kasus penculikan anak di sana, kartu identitas dibuat lebih rumit dengan melibatkan teknologi canggih. Bahkan, kartu identitas anak di Amerika juga dilengakapi deskripsi fisik anak, termasuk peta tubuh untuk menunjukkan tanda lahir, bekas luka, atau tanda unik lainnya yang ada di tubuh anak.


Bagi anak usia di bawah 5 tahun dan belum memiliki KIA, syarat yang perlu dipenuhi adalah fotokopi akta kelahiran (tunjukan juga akta yang aslinya ke petugas), KK asli orangtua/wali, dan KTP asli orangtua/wali.


Bagi anak di atas 5 tahun dan belum memiliki KIA, syarat-syarat yang perlu dipenuhi adalah fotokopi akta kelahiran (tunjukan juga akta yang aslinya ke petugas), KK asli orangtua/wali, dan KTP asli orangtua/wali, pas foto anak berwarna ukuran 2 x 3 sebanyak 2 lembar.


Petugas Dukcapil berharap agar KIA yang nantinya dibagikan kepada siswa benar-benar menyinpannya dengan baik agar tidak rusak, tercecer bahkan hilang. “KIA yang rusak bahkan hilang tentunya akan memerlukan proses lagi untuk menggantinya,” ungkapnya.


Sementara itu Kepala Madrasah (Kamad) Sopian, S. Pd. I., M. Sos merasa senang dan memberikan ucapan terima kasihnya kepada Dukcapil karena secara tidak langsung telah meringankan tugas dari orangtua siswa dalam pembuatan KIA tersebut. Menurutnya KIA yang telah diproses secara kolektif ini tentunya sangat membantu yang bersangkutan dalam membuat identitas dirinya. “Terima kasih kami ucapkan kepada pihak Dukcapil, semoga siswa kami yang belum membuat ataupun kelengkapan persyaratan yang masih kurang segera dapat dilengkapi,” harapnya. (Fr)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Siswa MIN 9 Langkat Semangat Ikuti Senam Pagi Bersama Ibu Roys Afreni

Potret Siswa MIN 9 Langkat laksanakan Senam Pagi Bersama, Kamis (15/1/2026). Langkat (Humas) - Seluruh siswa MIN 9 Langkat berkumpul di lapangan utama untuk melaksanakan kegiatan senam pagi bersama pada Kamis, 15 Januari 2026. Udara pagi yang segar menambah semangat para siswa untuk memulai aktivitas fisik sebelum masuk ke ruang kelas. Kegiatan rutin ini menjadi agenda penting sekolah untuk menjaga kesehatan dan kebugaran seluruh warga madrasah. Sejak bel berbunyi, barisan siswa telah tertata rapi sesuai dengan tingkatan kelas masing-masing. Suasana ceria dan penuh energi mewarnai persiapan olahraga bersama di pagi hari tersebut. Kegiatan senam pagi kali ini dipimpin langsung oleh salah satu guru MIN 9 Langkat, Ibu Roys Afreni, M. Pd. Beliau berdiri di depan barisan untuk memberikan instruksi serta contoh gerakan yang benar kepada para siswa. Dengan penuh semangat, Ibu Roys mengajak seluruh peserta untuk menggerakkan badan mengikuti irama musik yang diputar. Kehadiran beliau sebagai in...

Tingkatkan Kedisiplinan Beribadah, MIN 9 Langkat Galakkan Salat Zuhur bagi Siswa

Potret Siswa Kelas IV-B MIN 9 Langkat Salat Zuhur Berjamaah, Selasa (21/7). Langkat (Humas) — Selasa (21/7/2026). Siswa-siswi Kelas IV-B Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 9 Langkat secara konsisten menggiatkan kegiatan salat Zuhur, baik secara berjamaah maupun mandiri, langsung dari dalam ruang kelas mereka. Kegiatan pembiasaan ibadah ini dilaksanakan setiap hari di sela-sela jam istirahat atau sebelum penutupan kegiatan belajar mengajar. Langkah ini bertujuan untuk menanamkan nilai kedisiplinan beribadah tepat waktu kepada seluruh peserta didik sejak usia dini. Pelaksanaan salat di dalam ruang kelas dilakukan dengan cara menata ulang meja dan kursi belajar untuk sementara waktu agar dapat membentang sajadah. Pihak madrasah memanfaatkan ruang kelas secara optimal agar seluruh siswa dapat beribadah dengan tenang dan nyaman. Skema ini terbukti efektif menjaga ketertiban serta efisiensi waktu belajar para siswa. Dalam pelaksanaannya, para siswa membagi peran secara bergantian sebagai iqama...

MIN 9 Langkat Gelar Istighosah Bersama Untuk Negeri

Dokumentasi MIN 9 Langkat Gelar Istighosah Bersama Untuk Negeri, Kamis (04/09/2025). Langkat (Humas) - Pada Kamis (04/09/2025), MIN 9 Langkat melaksanakan kegiatan Istighosah dengan penuh khidmat. Doa-doa dipanjatkan agar bangsa dan negara Indonesia senantiasa diberi keamanan, ketentraman, serta perlindungan oleh Allah SWT. Suasana khusyuk menyelimuti seluruh peserta, mulai dari guru hingga para siswa yang dengan penuh ketulusan memanjatkan doa untuk negeri tercinta. Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda nasional Kementerian Agama Republik Indonesia dengan tajuk “Do’a Bersama untuk Negeri”. Acara tersebut digelar secara serentak di seluruh satuan kerja di bawah naungan Kementerian Agama se-Indonesia pada hari yang sama. Hal ini menegaskan kebersamaan dan kesatuan seluruh insan Kemenag dalam memohon keberkahan bagi bangsa. Di MIN 9 Langkat, pelaksanaan istighosah berlangsung dengan suasana yang sangat religius. Bacaan dzikir bersama dan ayat-ayat suci Al-Qur’an mengiringi lantunan ...