Langsung ke konten utama

Siswa MIN 9 Langkat Isi Libur Sekolah dengan Belajar Bertani Bersama Keluarga

Potret Ahmad Rafiq Faza dan Aqil Mursyid Faza saat berada di Sawah, Kamis (25/12/2025).

Langkat (Humas) - Kamis, (25/12/2025). Masa libur sekolah biasanya dimanfaatkan oleh banyak siswa untuk sekadar bermain atau berwisata ke tempat hiburan. Namun, hal berbeda dilakukan oleh Ahmad Rafiq Faza dari kelas IV-C dan adiknya Aqil Mursyid Faza dari kelas I-C. Dua siswa MIN 9 Langkat ini memilih untuk mengisi waktu luang dengan kegiatan yang sangat produktif. Mereka memutuskan untuk membantu nenek serta eyangnya yang bekerja sebagai petani di desa. Kegiatan ini menjadi momen berharga bagi keduanya untuk lebih dekat dengan keluarga besar mereka.


Di bawah terik matahari, Ahmad dan Aqil tampak antusias melangkahkan kaki menuju hamparan sawah yang luas. Mereka tidak merasa canggung meski harus bersentuhan langsung dengan lumpur dan tanaman padi yang basah. Keduanya belajar cara mengidentifikasi tanaman padi yang siap dirawat serta membersihkan rumput liar di sekitarnya. Sang nenek dengan sabar memberikan arahan tentang teknik bertani tradisional yang telah dilakukan secara turun-temurun. Pengalaman langsung ini memberikan pelajaran berharga yang tidak mereka dapatkan di dalam ruang kelas.


Ahmad Rafiq Faza yang sudah duduk di kelas IV-C memegang peran untuk membantu pekerjaan yang sedikit lebih berat. Ia membantu membawa perlengkapan pertanian dan memantau saluran air yang mengalir menuju petak sawah milik keluarganya. Melalui kegiatan ini, Ahmad mulai memahami betapa besarnya perjuangan seorang petani dalam menghasilkan butiran beras. Ia merasa bangga bisa meringankan beban orang tuanya sekaligus belajar tentang kearifan lokal di bidang pertanian. Hal ini menumbuhkan rasa syukur yang mendalam dalam diri Ahmad selama menjalani masa liburan sekolah.


Sementara itu, Aqil Mursyid Faza yang masih di kelas I-C mengikuti langkah kakaknya dengan penuh keceriaan. Meski masih sangat muda, Aqil menunjukkan ketekunan saat membantu neneknya mengumpulkan sisa-sisa hasil pertanian. Ia tampak sangat menikmati suasana alam pedesaan yang asri sambil sesekali bertanya tentang berbagai jenis serangga di sawah. Baginya, sawah bukan hanya tempat bekerja tetapi juga laboratorium alam yang sangat menarik untuk dieksplorasi. Kehadiran Aqil di tengah sawah memberikan hiburan tersendiri bagi nenek dan eyangnya yang sedang bekerja.


Kegiatan positif yang dilakukan oleh kedua siswa ini terdengar hingga ke telinga para guru di sekolah mereka. Riza Gustina, S. Pd. I., selaku guru di MIN 9 Langkat, menyatakan rasa bangganya atas inisiatif kedua siswanya tersebut. Menurut beliau, sikap membantu orang tua dan keluarga adalah bentuk nyata dari penerapan pendidikan karakter. Beliau berharap semangat Ahmad dan Aqil dapat menjadi inspirasi bagi siswa-siswi lainnya di madrasah. Pendidikan yang seimbang antara teori dan praktik di lapangan dinilai akan membentuk pribadi yang lebih tangguh.


Kepala MIN 9 Langkat, Sopian, S. Pd. I., M. Sos., juga turut memberikan perhatian khusus terhadap aktivitas siswa-siswanya ini. Beliau tidak hanya memberikan semangat, tetapi juga bimbingan moril agar para siswa tetap menjaga keselamatan selama di sawah. Beliau menegaskan bahwa belajar bisa dilakukan di mana saja, termasuk melalui sektor pertanian yang menjadi tumpuan pangan. Dukungan dari pimpinan madrasah ini membuat Ahmad dan Aqil merasa semakin termotivasi untuk terus belajar. Kepemimpinan beliau yang suportif selalu mendorong siswa untuk aktif dalam kegiatan kemasyarakatan yang positif.


Pembelajaran di luar sekolah seperti ini dianggap sangat efektif untuk mengasah kepekaan sosial serta kemandirian anak. Dengan membantu nenek dan eyang, Ahmad dan Aqil belajar mengenai nilai-nilai kerja keras dan kesabaran yang tinggi. Mereka kini menyadari bahwa setiap makanan yang tersaji di meja makan merupakan hasil jerih payah yang luar biasa. Hubungan emosional antara cucu dan kakek-neneknya pun menjadi semakin erat melalui interaksi produktif di sawah. Inilah esensi sebenarnya dari liburan yang berkualitas bagi tumbuh kembang seorang anak didik.


Selama kegiatan berlangsung, kedua bersaudara ini tetap memperhatikan protokol kesehatan dan kebersihan diri setelah selesai bekerja. Mereka mencuci tangan dan kaki dengan bersih sebelum kembali ke rumah bersama kakek dan neneknya. Sore hari ditutup dengan makan bersama hasil masakan nenek yang terasa jauh lebih nikmat setelah bekerja seharian. Cerita-cerita tentang pengalaman di sawah menjadi topik hangat saat mereka berkumpul bersama keluarga besar di malam hari. Mereka sudah tidak sabar untuk kembali ke sawah pada keesokan harinya guna melanjutkan petualangan tersebut.


Kisah Ahmad Rafiq Faza dan Aqil Mursyid Faza membuktikan bahwa liburan sekolah dapat diisi dengan hal-hal yang sangat bermanfaat. Dukungan dari guru dan Kepala Madrasah menunjukkan adanya sinergi yang baik antara pihak sekolah dan aktivitas siswa. Prestasi tidak hanya diukur dari angka di buku rapor, tetapi juga dari perilaku baik di lingkungan keluarga. Semoga kegiatan membantu keluarga ini terus berlanjut dan menjadi tradisi yang baik bagi generasi muda lainnya. MIN 9 Langkat pun terus berkomitmen mendukung setiap langkah positif yang diambil oleh seluruh peserta didiknya. (Fr)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Siswa MIN 9 Langkat Semangat Ikuti Senam Pagi Bersama Ibu Roys Afreni

Potret Siswa MIN 9 Langkat laksanakan Senam Pagi Bersama, Kamis (15/1/2026). Langkat (Humas) - Seluruh siswa MIN 9 Langkat berkumpul di lapangan utama untuk melaksanakan kegiatan senam pagi bersama pada Kamis, 15 Januari 2026. Udara pagi yang segar menambah semangat para siswa untuk memulai aktivitas fisik sebelum masuk ke ruang kelas. Kegiatan rutin ini menjadi agenda penting sekolah untuk menjaga kesehatan dan kebugaran seluruh warga madrasah. Sejak bel berbunyi, barisan siswa telah tertata rapi sesuai dengan tingkatan kelas masing-masing. Suasana ceria dan penuh energi mewarnai persiapan olahraga bersama di pagi hari tersebut. Kegiatan senam pagi kali ini dipimpin langsung oleh salah satu guru MIN 9 Langkat, Ibu Roys Afreni, M. Pd. Beliau berdiri di depan barisan untuk memberikan instruksi serta contoh gerakan yang benar kepada para siswa. Dengan penuh semangat, Ibu Roys mengajak seluruh peserta untuk menggerakkan badan mengikuti irama musik yang diputar. Kehadiran beliau sebagai in...

Tingkatkan Kedisiplinan Beribadah, MIN 9 Langkat Galakkan Salat Zuhur bagi Siswa

Potret Siswa Kelas IV-B MIN 9 Langkat Salat Zuhur Berjamaah, Selasa (21/7). Langkat (Humas) — Selasa (21/7/2026). Siswa-siswi Kelas IV-B Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 9 Langkat secara konsisten menggiatkan kegiatan salat Zuhur, baik secara berjamaah maupun mandiri, langsung dari dalam ruang kelas mereka. Kegiatan pembiasaan ibadah ini dilaksanakan setiap hari di sela-sela jam istirahat atau sebelum penutupan kegiatan belajar mengajar. Langkah ini bertujuan untuk menanamkan nilai kedisiplinan beribadah tepat waktu kepada seluruh peserta didik sejak usia dini. Pelaksanaan salat di dalam ruang kelas dilakukan dengan cara menata ulang meja dan kursi belajar untuk sementara waktu agar dapat membentang sajadah. Pihak madrasah memanfaatkan ruang kelas secara optimal agar seluruh siswa dapat beribadah dengan tenang dan nyaman. Skema ini terbukti efektif menjaga ketertiban serta efisiensi waktu belajar para siswa. Dalam pelaksanaannya, para siswa membagi peran secara bergantian sebagai iqama...

MIN 9 Langkat Gelar Istighosah Bersama Untuk Negeri

Dokumentasi MIN 9 Langkat Gelar Istighosah Bersama Untuk Negeri, Kamis (04/09/2025). Langkat (Humas) - Pada Kamis (04/09/2025), MIN 9 Langkat melaksanakan kegiatan Istighosah dengan penuh khidmat. Doa-doa dipanjatkan agar bangsa dan negara Indonesia senantiasa diberi keamanan, ketentraman, serta perlindungan oleh Allah SWT. Suasana khusyuk menyelimuti seluruh peserta, mulai dari guru hingga para siswa yang dengan penuh ketulusan memanjatkan doa untuk negeri tercinta. Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda nasional Kementerian Agama Republik Indonesia dengan tajuk “Do’a Bersama untuk Negeri”. Acara tersebut digelar secara serentak di seluruh satuan kerja di bawah naungan Kementerian Agama se-Indonesia pada hari yang sama. Hal ini menegaskan kebersamaan dan kesatuan seluruh insan Kemenag dalam memohon keberkahan bagi bangsa. Di MIN 9 Langkat, pelaksanaan istighosah berlangsung dengan suasana yang sangat religius. Bacaan dzikir bersama dan ayat-ayat suci Al-Qur’an mengiringi lantunan ...