![]() |
| Potret Upacara Bendera di MIN 9 Langkat, Senin (3/8) |
Langkat (Humas) — Senin (3/8/2026). Dalam pelaksanaan Upacara Bendera di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 9 Langkat, Pembina Upacara, Erna Mala, S.Pd.I. dalam amanatnya, menyoroti tentang pentingnya kedisiplinan sebagai kunci utama dalam meraih keberhasilan di masa depan, baik dalam lingkungan sekolah maupun kehidupan bermasyarakat. Erna Mala menegaskan bahwa disiplin harus dimulai dari hal-hal sederhana namun konsisten, seperti hadir di madrasah tepat waktu. Kehadiran tepat waktu mencerminkan kesiapan mental peserta didik untuk menerima ilmu dan mengikuti seluruh proses pembelajaran dengan maksimal. "Anak-anakku sekalian, disiplin adalah modal utama kita. Datanglah tepat waktu ke madrasah dan ikutilah setiap proses pembelajaran dengan sungguh-sungguh agar ilmu yang disampaikan guru dapat diserap dengan baik," ujarnya.
Selain masalah kedisiplinan waktu, pembina upacara juga memberikan dorongan motivasi agar seluruh siswa selalu rajin dan tekun dalam menuntut ilmu. Pembelajaran yang diikuti dengan baik akan menjadi bekal berharga untuk menggapai cita-cita di masa depan. Erna juga menyampaikan bahwa keberhasilan yang diraih siswa kelak tidak hanya bermanfaat bagi diri mereka sendiri, tetapi juga akan menjadi kebanggaan besar bagi kedua orang tua. Setiap proses belajar hari ini merupakan investasi panjang menuju kesuksesan. "Rajin belajar adalah bekal utama kalian untuk masa depan. Belajarlah dengan tekun agar kelak menjadi orang yang sukses, mandiri, serta mampu menjadi anak yang berguna dan membanggakan bagi kedua orang tua," tambahnya.
Tidak hanya menekankan aspek akademik dan kedisiplinan, Erna Mala juga menaruh perhatian besar pada aspek sosial dan interaksi antar-siswa di lingkungan madrasah. Ia menggarisbawahi pentingnya menjaga kerukunan dan rasa empati. Beliau secara tegas mengimbau seluruh siswa untuk saling menolong dan saling menyayangi antar-sesama teman. Lingkungan madrasah yang harmonis akan tercipta jika seluruh warga sekolah memiliki rasa kepedulian yang tinggi satu sama lain. Ia juga melarang keras segala bentuk tindakan yang mengganggu kenyamanan belajar teman, termasuk perilaku perundungan (bullying). MIN 9 Langkat berkomitmen menjaga lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari rasa takut. "Kita semua adalah keluarga di madrasah ini. Harus saling tolong-menolong, sayang-menyayangi, dan tidak boleh ada yang saling mengganggu teman apalagi sampai melakukan bullying. Mari kita ciptakan suasana madrasah yang ramah dan damai," tegas Erna Mala.
Kepala MIN 9 Langkat, Sopian, S.Pd.I., M.Sos., menyatakan bahwa arahan mengenai disiplin dan sikap saling menghargai sejalan dengan visi madrasah dalam mencetak generasi yang berakhlaqul karimah dan berprestasi. "Kami sangat mendukung penuh arahan yang disampaikan oleh Pembina Upacara. Kedisiplinan, ketekunan belajar, dan sikap saling menyayangi tanpa ada bullying adalah pilar utama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang ideal di MIN 9 Langkat," pungkas Sopian. (Fr)

Komentar
Posting Komentar